Review

Info
Studio : Goddard Textiles/TSG Entertainment
Genre : Crime, Drama, Mystery
Director : Drew Goddard
Producer : Drew Goddard, Jeremy Latcham
Starring : Jeff Bridges, Cynthia Erivo, Dakota Johnson, Jon Hamm, Cailee Spaeny, Lewis Pullman, Chris Hemswort

Rabu, 31 Oktober 2018 - 06:43:42 WIB
Flick Review : Bad Times at the El Royale
Review oleh : Amir Syarif Siregar (@Sir_AmirSyarif) - Dibaca: 285 kali


Sukses dengan debut pengarahannya, The Cabin in the Woods (2012), Drew Goddard kembali duduk di bangku penyutradaraan untuk film terbaru yang naskah ceritanya juga ia tulis sendiri, Bad Times at the El Royale. Berlatarbelakang waktu pengisahan pada tahun 1969, film ini bercerita mengenai pertemuan dan perkenalan yang tidak disengaja yang terjadi antara seorang pendeta bernama Daniel Flynn (Jeff Bridges), seorang penyanyi klub malam bernama Darlene Sweet (Cynthia Erivo), seorang wanita cantik bernama Emily Summerspring (Dakota Johnson), dan seorang agen penjualan bernama Seymour Sullivan (Jon Hamm) di sebuah hotel bernama The El Royale yang terletak tepat di garis perbatasan antara negara bagian California dan Nevada di Amerika Serikat. Dengan dibantu oleh sang penjaga hotel, Miles Miller (Lewis Pullman), keempat tamu hotel tersebut akhirnya mendapatkan kamar mereka masing-masing. Selesai? Tentu saja tidak. Walaupun tidak saling mengenal satu sama lain, namun Daniel Flynn, Darlene Sweet, Emily Summerspring, dan Seymour Sullivan memiliki tujuan dan rahasia sendiri mengapa mereka memilih untuk menginap di The El Royale malam tersebut. Tujuan dan rahasia yang secara tidak sadar kemudian perlahan menentukan garis nasib mereka. 

Premis yang ditawarkan Goddard untuk Bad Times at the El Royale mungkin terdengar cukup sederhana. Namun, seperti yang penah ditunjukkan oleh penulis naskah World War Z (Marc Forster, 2013) dan The Martian (Ridley Scott, 2015) tersebut dalam debut film pengarahannya, Goddard menyediakan begitu banyak ruang untuk kejutan dari berbagai sudut pengisahan filmnya. Daripada menghadirkan Bad Times at the El Royale dengan penceritaan yang bergerak lurus, film ini disajikan dengan beberapa tahapan cerita dimana setiap tahapan kemudian digunakan untuk memberikan pengembangan kisah maupun latarbelakang dari masing-masing karakter yang berada dalam linimasa pengisahan film – yang nantinya akan ditambah dengan kehadiran karakter adik dari Emily Summerspring, Rose Summerspring (Cailee Spaeny), serta Chris Hemsworth yang berperan sebagai seorang pemimpin kelompok aliran cult bernama Billy Lee. Kisah-kisah dari setiap karakter inilah yang kemudian menghasilkan misteri sekaligus ketegangan (bahkan humor) dalam presentasi kisah Bad Times at the El Royale.

Bad Times at the El Royale sendiri bukannya hadir tanpa masalah. Keputusan Goddard untuk menyajikan paruh awal pengisahan film dengan tempo pengisahan yang (kelewat) lamban jelas memberikan dampak tersendiri bagi penonton untuk menikmati penceritaan film ini. Beberapa tahapan kisah dalam Bad Times at the El Royale juga tersaji dalam penceritaan yang berdurasi terlalu panjang dan sebenarnya tidak begitu esensial kehadirannya bagi garis penceritaan film secara keseluruhan. Meskipun begitu, Bad Times at the El Royale tetaplah sebuah karya yang cukup solid untuk mengisi filmografi Goddard. Dengan penceritaan yang kerap diisi dengan berbagai isu-isu politik, sosial, dan ras dari era tersebut – yang, anehnya, ternyata masih cukup relevan dengan era sekarang, Goddard sukses mempertahankan dan mengikat perhatian penonton untuk terus mengikuti liku pengisahan filmnya. Pilihan untuk memberikan dukungan desain produksi, sinematografi dan tata musik yang berkesan kelam dan tampil a la film-film neo-noir juga harus diakui merupakan pilihan cerdas yang mampu menunjang kualitas presentasi film ini secara lebih kuat.

Dan, tentu saja, Goddard memastikan bahwa film arahannya mendapatkan dukungan penampilan yang benar-benar solid dari barisan pengisi departemen aktingnya. Bridges, Erivo – yang juga memamerkan kemampuan vokalnya pada banyak adegan film, Hamm, dan Johnson memberikan penampilan yang jelas akan membuat karakter-karakter yang mereka perankan tampil begitu mencuri perhatian. Namun, jelas kehadiran Hemsworth dengan penampilan akting – dan kemampuan menarinya – yang begitu memukau yang memberikan banyak momen-momen emas bagi film ini. Memang, karakter Billy Lee yang diperankan olehnya hadir dalam porsi pengisahan yang cukup minimalis. Karakter itu sendiri bahkan baru hadir pada pertengahan cerita Bad Times at the El Royale. Meskipun begitu, kehadiran Hemsworth tetap mampu memberikan dukungan pada pengarahan Goddard bagi film yang tidak hanya stylish namun juga berhasil hadir efektif ini.

Rating :

Share |


Review Terkait :

Comments

© Copyright 2010 by Flick Magazine - Design by Hijau Multimedia Solution. All Rights Reserved.