News Content

Bulan Film Nasional 2010 di Kineforum
Posted by: Rangga Adithia
  on Mar 30, 2010
Jadwal hari ini, Selasa 31 Maret 2010

14.15: Ada Apa dengan Cinta?
17.30: Opera Jawa
19.30: Hantu


- Sinopsis Film-Film yang akan diputar bisa dilihat disini
- Jadwal Lengkap bisa diunduh disini

-------------------------------

Kineforum Dewan Kesenian Jakarta akan menyelenggarakan Sejarah adalah Sekarang 4 (Bulan Film Nasional '10), dalam rangka menyambut Hari Film Nasional.

Program Acara Sejarah adalah Sekarang 4:

1. Pemutaran film
2. Pameran Sejarah Bioskop
3. PUBLIK untuk RUANG PUBLIK : penggalangan dana (konser musik & costume party)
4. Diskusi

Acara ini akan berlangsung selama 1 bulan penuh (bulan Maret) di Kineforum (Kompleks Taman Ismail Marzuki). Selama acara Sejarah adalah Sekarang 4 kami akan memutarkan beberapa film-film klasik Indonesia, Jadi selama acara Sejarah adalah Sekarang Kita akan di ajak untuk bernostalgia. Dan juga kita akan melihat perkembangan bioskop hingga saat ini melalui pameran sejarah bioskop, dan juga kita diajak untuk memelihara dan ruang publik dan juga karya-karya indonesia dalam PUBLIK untuk RUANG PUBLIK.



Fakta: Hari Film Nasional jatuh pada tanggal 30 Maret. Tanggal itu diambil pada hari pertama syuting film Darah dan Doa yang di sutradarai oleh Usmar Ismail pada tahun 1950

Kineforum Studio 1 Studio 21 TIM

Jl Cikini Raya 73, Jakarta Pusat 10330, Indonesia.
Telephone: (021) 316 27 80 / 398 99 634
email: kineforumdkj@yahoo.co.id

www.kineforum.wordpress.com

Jl Cikini Raya 73, Jakarta Pusat 10330, Indonesia.
Telephone: (021) 316 27 80 / 398 99 634

email: kineforumdkj@yahoo.co.id


Program Film:

A.    B.O.W Soekarno M. Noer
Body of Works merupakan salah satu program yang selalu ada setiap penyelenggarakan Bulan Film Nasional (2007 : Asrul Sani, 2008 : Suzanna, 2009: Bing Slamet, dan DjadugDjajakusuma). Program ini bentuk apreasi penghargaan terhadap dedikasi seorang pekerja film terhadap dunia perfilm.
Pada Sejarah adalah Sekarang 4 ini akan menghadirkan aktor watak Indonesia yang kehadirannya di layar sangat kuat selama tiga dekade Soekarno M Noer.

Film yang diputar :
1.    Raja Jin Penjaga Pintu Kereta Api (1974); Sutradara: Wahab Abdi ; Pemain: Soekarno M Noor, Rina Hassim, Mansjur Sjah, dan Tan Tjeng Bok
2.    Di Balik Tjahaja Gemerlapan (1966); Sutradara: Misbach Jusa Biran; Pemain:  Soekarno M Noer, Titiek Puspa, Nani Widjaja, dan Rachmat Kartolo
3.    Senyum di Pagi Bulan Desember (1974); Sutradara: Wim Umboh; Pemain: Soekarno M Noer, Rachmat Hidayat, Kusno Sudjarwadi, dan Santi Sardi
4.    Titian Serambut Dibelah Tujuh (1982); Sutradara: Chaerul Umam; Pemain: Soekarno M Noer, El Manik, Dewi Irawan, dan Soultan Saladin.
5.    Suci Sang Primadona (1977); Sutradara:  Arifin C Noer; Pemain: Soekarno M Noer, Joice Erna, Rano Karno, dan Awaludin.
6.    Pagar Kawat Berduri (1961); Sutradara: Asrul Sani, Pemain; Soekarno M Noer, Ismed M Noer, Wahab Abdi, dan Mansjur Sjah.
7.    Opera Jakarta (1985); Sutradara: Sjuman Djaya; Pemain: Soekarno M Noer, Zoraya Perucha, Ray Sahetapy, dan Nani Widjaja.



B.    Godaan Mata
Film-film ini adalah karya-karya yang secara artistik mendapat pujian dari berbagai kalangan. Elemen-elemen yang menyusun penampilan suatu film sangat ditunjang oleh penataan artistiknya: rancang ruang, perabot/properti, kostum dan tata riasnya. Dari sisi penampilan semua judul dalam program ini menawarkan satu hal: godaan buat mata kita.

Film yang diputar:
1.    Doea Tanda Mata (1984); Sutradara: Teguh Karya; Pemain: Jenny Rachman, Alex Komang, Sylvia Widiantono, dan Piet Pagau
2.    Tjoet Nja’ Dhien (1986); Sutradara: Eros Djarot; Pemain: Christine Hakim, Pitrajaya Burnama, Hendra Yanuarti, dan Slamet Rahardjo.
3.    Opera Jawa (2006); Sutradara: Garin Nugroho; Pemain: Artika Sari Devi, Eko Supriyanto, Martinus Miroto dan Slamet Gundono.
4.    Gie (2004); Sutradara: Riri Riza; Pemain: Nicholas Saputra, Jonathan Mulia, Thomas Y Nawilis, dan Sita Nursanti.
5.    Impian Kemarau (2004); Sutradara: Ravi Bharwani, Pemain: Levie Hardigan, Clara Sinta, Ria Irawan, dan Jabrik Gelandang
6.    Roro Mendut (1982); Sutradara: Ami Prijono; Pemain: Meriam Bellina, Mathias Muchus, WD Mochtar, dan Sunarti Rendra.
7.    Puisi Tak Terkuburkan (1999) Sutradara: Garin Nugroho, Pemain: Ibrahim Kadir, Berliana Febriyanti, El Manik, dan Almak Baldjun.



C.    Film Remaja Lintas Zaman
Program ini adalah persembahan untuk sahabat-sahabat remaja kineforum yang selalu saja penasaran mengunjungi halaman ‘Nonton kehidupan anak muda dari berbagai belahan dunia’ di blog kineforum.
Sedikit berbeda dari tawaran di blog, kali ini kineforum menawarkan pengalaman lintas waktu, sejak dekade 1960-an sampai 2000-an. Barangkali apa yang kita lihat pada film tahun 1960-an bisa membuat kita terkikik geli karena begitu jauh bedanya dengan kehidupan kita sekarang. Tapi buat yang masih punya orangtua atau kakek/nenek yang mengalami zaman itu, cerita film ini bisa menjadi bahan obrolan yang menyenangkan dengan mereka

Film yang diputar:
1.    Masa Topan dan Badai (1963); Sutradara: D Djajakusuma; Pemain: Wahab Abdi, Sri Redjeki, Sari Narulita, dan Keiko.
2.    Catatan si Boy (1987); Sutradara: Nasri Cheppy; Pemain: Ongky Alexander, Meriam Belina, Dede Yusuf, dan Ayu Azahari.
3.    Lupus (Tangkaplah Daku Kau Kujitak) (1987); Sutradara: Achiel Nasrun; Pemain: Ryan Hidayat, Nurul Arifin, Agyl Shahriar, dan Septian Dwicahyo
4.    Surat Untuk Bidadari (1992); Sutradara: Garin Nugroho; Pemain: Windy Prasetyo, Budi Utomo, Viva Westy, dan Adi Kurdi. 
5.    Ada Apa Dengan Cinta (2001) Sutradara: Rudi Soedjarwo; Pemain: Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, Titi Kamal, Sissy Priscilla, dan Ladya Cheryl.
6.    Mengejar Matahari (2004); Sutradara: Rudi Soedjarwo; Pemain: Winky Wiryawan, Fedi Nurul, Udjo Project Pop, dan Fauzi Baadila
7.    Catatan Akhir Sekolah (2004); Sutradara: Hanung Bramatyo; Pemain: VJ Ramon, Marcel Chandrawinata, Vino G Sebastian, dan Alexandra Joanna.


D.    Festival 80-an
Festival Film 80an akan memutarkan film-film pada tahun 1980-1989 dengan maksud melestarikan film-film Indonesia khususnya pada era 80-an. Banyak karya film  yang tercipta dan bahkan membawa nama Indonesia harum di kancah Internasional.

Film yang diputar:
1.    Istana Kecantikan (1988); Sutradara: Wahyu Sihombing, Pemain: Mathias Muchus, Nurul Arifin, Robby Sutara dan Joice Erna.
2.    Noesa Penida (1985); Sutradara: Galeb Husein, Pemain: Ida Ayu Made Diastini, Ray Sahetapy, Rita Zahara dan Sutopo HS.  
3.    Matahari-matahari (1985); Sutradara: Arifin C Noer, Pemain: Marissa Haque, Wawan Wanisar, Rima Melati, dan Jajang C Noer.
4.     Ibunda (1986); Sutradara: Teguh Karya, Pemain: Tuti Indra Malaon, Alex Komang, Ayu Azahari dan  Ninek L Karim
5.    Pacar Ketinggalan Kereta (1988); Sutradara: Teguh Karya, Pemain: Tuti Indra Malaon, Rachmat Hidayat, Niniek L Karim dan Nurul Arifin. 
6.    Di Balik Kelambu (1982); Sutradara: Teguh Karya, Pemain: Christine Hakim, Slamet Rahardjo, Rima Melati dan Nungky Kusumastuti.  
7.    Budak Nafsu (1983); Sutradara: Teguh Karya, Pemain: Christine Hakim, Slamet Rahardjo, Rima Melati dan Nungky Kusumastuti.
8.    Cintaku Di Rumah Susun (1987); Sutradara: Nya Abbas Akup;  Pemain: Eva Arnaz, Dedy Mizwar, Rima Melati dan Asmuni



E.    Laki-Laki Di Mata Lensa Film Indonesia
Film yang diputar:
1.    Lewat Jam Malam (1954); Sutradara: Usmar Ismail; Pemain: AN Alcaff, Netty Herawati, Dahlia, dan Bambang Hermanto.
2.    Wajah Seorang Laki-Laki (1971); Sutradara: Teguh Karya; Pemain: Rima Melati, WD Mochtar, Laila Sari, Hanny Ray, dan Ferry Irawan.
3.    Laki Laki Pilihan (1973): Sutradara: Nico Pelamonia; Pemain: Nico Pelamonia, Dicky Zulkarnaen, Ami Prijono, dan Frank Rorimpandey.
4.     Kembang Kertas (1984); Sutradara: Slamet Rahardjo; Pemain: Dewi Yull, Herman Felani, Lenny Marlina, dan Zainal Abidin.
5.    Cinta Dalam Sepotong Roti (1990); Sutradara: Garin Nugroho;  Pemain: Tio Pakusadewo, Rizky Erzet Theo, dan Adjie Massaid
6.    Kuldesak (1997); Sutradara: Mira Lesmana, Nan Achnas, Riri Riza dan Rizal Mantovani; Pemain: Oppie Andaresta, Dick Doank, Harry Suharyadi, dan Ryan Hidayat.



F.    Indonesia di Pentas Dunia
Program ini adalah perkenalan kembali karya-karya film Indonesia yang sudah memasuki panggung dunia. Dalam program ini kita akan melihat karya paling mutakhir yang mengalami pemutaran di festival-festival internasional

Film yang diputar:
1.    Apa Jang Kau Tjari, Palupi? (1969); Sutradara: Asrul Sani, Pemain: Farida Sjuman, Pitrajaya Burnama, Ismed M Noor dan Widyawati.
2.    At the Very Bottom of Everything (PREMIERE) (2010) Sutradara: Paul Agusta; Pemain: Kartika Jahja, T. Rifnu Wikana, dan Bianca Timmerman.
3.    Berbagi Suami (2006); Sutradara: Nia Dinata; Pemain: Jajang C Noer, El Manik, Tio Pakusadewo, dan Lukman Sardi.
4.    Jaka Sembung Sang Penakluk (1981) Sutradara: Sisworo Gautama Putra, Pemain: Barry Prima, Eva Arnaz, Dana Christina, dan Dicky Zulkarnaen.
5.    The Photograph (2007); Sutradara: Nan Achnas; Pemain: Shanty, Lim Kay Tong, Indy Barends dan Lukman Sardi. 
6.    Jermal (2008) Sutradara: Rhavi L Bharwani dan Rayya Makarim; Pemain: Iqbal S Manurung, Didi Petet, Yayu A.W Unru dan Chairil A. Dalimunthe. 
7.    Langitku Rumahku (1989); Sutradara: Slamet Rahardjo, Pemain: Soenaryo, Banyubiru, Pitrajaya Burnama dan Yati Sunarjo.
8.    Pintu Terlarang (2009) Sutaradara: Joko Anwar; Pemain: Fachri Albar, Marsha Timothy, Ario Bayu dan Tio Pakusadewo.
9.    Naga Bonar Jadi 2 (2007); Sutradara: Deddy Mizwar dan Cassandra Massardi, Pemain: Deddy Mizwar, Tora Sudiro, Wulan Guritno dan Darius Sinathrya.
10.    Pasir Berbisik (2000); Sutradara: Nan Achnas; Pemain: Christine Hakim, Slamet Rahardjo, Dian Satrowardoyo dan Didi Petet.



G.    Hantu-Hantu Dalam Film Horor Indonesia
Program ini merupakan hasil penelitian skripsi terhadap sekitar 210 film horor yang diproduksi di Indonesia dari periode 1926-2008. Selama periode Orde Baru hingga pasca-reformasi, film horor mengalami perkembangan naratif dan ikonografi yang di satu sisi menghadirkan kesinambungan (kehadiran hantu, motivasi dendam), tetapi di sisi lain menghadirkan variasi dan perkembangan baru yang menarik, terutama menyangkut sumber cerita, ikonografi, setting dan alur. 

Film yang diputar:
1.    Beranak dalam Kubur (1971); Sutradara: Awaludin; Pemain: Suzanna, Mieke Wijaya, Dicky Suprapto dan Ami Prijono.
2.    Mistik/Punahnya Rahasia Ilmu Iblis (1981); Sutradara: Tjut Djalil; Pemain: Ilona Agathe Bastian, Herry S, Sofia WD dan WD Mochtar. 
3.    Sundel Bolong (1981); Sutradara: Sisworo Gautama; Pemain: Suzanna, Ruth Pelupessy, Rudy Salam dan Barry Prima.
4.    Jelangkung (2001); Sutradara: Jose Poernomo; Pemain: Wingky Wiryawan, Melanie Aryanto, Ronny Dozer dan Harry Pantja.
5.    Pocong 2 (2006); Sutradara: Rudi Soedjarwo,Pemain: Revalina S Temat, Ringgo Agus Rahman, Risty Tagor dan Dwi Sasono.
6.    Angker Batu (2007); Sutardara: Jose Poernomo; Pemain: Mieke Amalia, Yama Carlos, Susilo Badar dan Imelda Therinne.
7.    Kuntilanak (2006); Sutaradara: Rizal Mantovani; Pemian: Julie Estelle, Evan Sanders, Ratu Felisha dam Alice Iskak
8.    Hantu (2007); Sutradara: Adrianto Sinaga; Pemain: Dwi Andika, Okan Antara, Dhea Ananda dan Andhika Gumilang
9.    Primitif (1978); Sutadara: Sisworo Gautama; Pemain: Enny Haryono, Barry Prima, Johan Mardjono dan Rukman Herman.

| More
blog comments powered by Disqus